Coba Kabur, Pengemudi Ertiga Diduga Mabuk Tabrak Tiga Motor, Pasutri Meninggal Dunia

Sebarkan:
Sejumlah warga berkerumun mengamankan pengemudi dan kendaraan.(foto/ist)
BATUBARA (MM) - Diduga mabuk berat, seorang pengemudi mini bus Ertiga BK1371 GH, Michael Fernandes Gultom (22) melakukan tabrak beruntun sejumlah sepeda motor. Musibah ini mengakibatkan sepasang pengendara motor meninggal dunia. Mini bus berhenti setelah menabrak pohon di tepi jalan Kuala Tanjung.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP Eridal Fitra mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi Jumat (22/4/2022) pukul 20.30 WIB, di tiga lokasi terpisah,  yakni Dusun Merdeka, Desa Lalang, Dusun Tamsis, Desa Pakam, dan Dusun 4 Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Batubara.

"Sebelumnya pengemudi mobil mini bus Ertiga menabrak pengendara di jalan aacses Inalum, lalu kabur. Setelah dikejar warga, pengendara tancap gas kemudian menabrak pengendara motor lain selama pelarian. Mobil tersangka berhenti setelah menabrak pohon," kata Kasat Lantas, Sabtu (23/4/2022).

Berdaarkan keterangan saksi dan data di lapangan, sambung AKP Eridal, kronologis kecelakaan berawal ketika Ertiga BK 1371 GH bergerak dari Kuala Tanjung lalu menyeruduk motor Supra Fit yang kendarai Surya Bakti hingga terjatuh.

Pengemudi Ertiga, Michael tidak berhenti,langsung kabur. Seorang pengemudi CBR BK 6805 OAJ Herman Alfian lalu mengejar mini bus Ertiga. Walaupun sudah diminta berhenti, Michael tancap gas sehingga menyenggol motor CBR Herman yang juga terpental ke badan jalan Kuala Tanjung.

Michael masih saja melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi, dan kembali menabrak pengendara motor Supra yang ditumpangi Patrian Syahputra dan istrinya Nur Afni yang datang dari arah Kauala Tanjung. Akibatnya Patrian tewas di tempat, sedangkan istrinya luka-luka dan mengalami patah tulang yang akhirnya meninggal dunia setelah di Klinik Swandi.

Sementara, mini bus Ertiga berhasil berhenti setelah menabrak pohon di badan jalan. Akibatnya pengemudi mobil Michael mengalami luka-luka, sedangkan bagian depan kendaraan ringsek.

Sejumlah warga yang mengejar dan mengetahui kejadian langsung ramai. Warga menduga, pengemudi Ertiga dalam kondisi mabuk, karena tercium bau alkohol yang begitu menyengat. Oleh warga sopir Ertiga diamankan ke kanot Desa Pakam Raya. Petugas Satlantas Polres Batubara yang menerima laporan malam itu juga meluncur ke lokasi. 

Berdasarkan data korban, pengemudi Ertiga Michael Fernandes Gultom 22) warga Desa Madrasah, Kecamatan Medang Deras, Pengendara Supra Fit Surya Bakti Tanjung (79), warga Dusun Benteng, Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Pengendara BCR BK 6805 OAJ Herman Alfian (22) warga Dusun Benteng, Desa Pakam Raya,  Pengemudi Supra Patrian Syahputra (34) meninggal dunia dan istrinya Nur Afni mengalami patah tulang, warga Dusun masjid Timur, Desa Lalang, Kecamatan Medan Deras. (zainuddin zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini