Tapanuli Utara Tuan Rumah Kejurnas Pacuan Kuda 2026 Piala Ketua Umum KONI Pusat

Sebarkan:
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan saat menyerahkan hadiah bagi pemenang, (Foto:mm/Abednego Manalu)
TAPUT - Suasana Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) tampak dipadati peserta dan penonton saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tahun 2026 Piala Ketua Umum KONI Pusat resmi digelar mulai Jumat (22/5/2026). 

Dari pantauan medanmerdeka.com di lokasi hingga Minggu (24/5/2026) antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan hadirnya kontingen dan pecinta olahraga berkuda dari berbagai daerah.

Kegiatan nasional tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan di arena pacuan kuda Siborongborong. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tapanuli Utara sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut.

Menurutnya, olahraga pacuan kuda merupakan cabang olahraga yang membutuhkan dukungan fasilitas, perawatan, serta biaya operasional yang tidak sedikit. Karena itu, pelaksanaan Kejurnas di Siborongborong dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tapanuli Utara.

“Ini menjadi momentum penting untuk memajukan olahraga pacuan kuda sekaligus pembinaan atlet berkuda berprestasi. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat mendukung kegiatan ini,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.

Dari pengamatan di arena perlombaan, sejumlah kuda pacu dari berbagai daerah tampak bersiap mengikuti pertandingan dengan pengawalan ketat panitia. Sorak penonton pecah saat race pertama dimulai.

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tapanuli Utara berencana melakukan revitalisasi Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong agar fasilitas tersebut semakin layak digunakan untuk event nasional di masa mendatang.

Ia berharap dukungan dari KONI dan Pordasi agar Kabupaten Tapanuli Utara kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional pacuan kuda pada tahun-tahun berikutnya.

Selain menekankan pentingnya pembinaan atlet, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. “Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi sportivitas harus tetap diutamakan,” katanya.

Dalam Kejurnas Pacuan Kuda Tahun 2026 tersebut, tercatat sebanyak 45 ekor kuda ikut ambil bagian. Peserta berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Sumatera Barat, Tanah Karo, dan kuda lokal asal Kabupaten Tapanuli Utara.

Usai race pertama berlangsung, Wakil Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang berupa uang pembinaan dengan total Rp6 juta serta trofi penghargaan.

Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan KONI Pusat, pengurus Pordasi tingkat pusat dan provinsi, jajaran OPD Pemkab Tapanuli Utara, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat. (Abednego Manalu)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com