Kemenangan ini mengantarkan Paraguay melangkah ke babak 16 besar dan menunggu pemenang duel antara Prancis dan Swedia. Sebaliknya, Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat, sekaligus menandai kegagalan menembus fase berikutnya dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Paraguay lebih dulu mencuri keunggulan melalui gol Julio Enciso pada penghujung babak pertama. Namun, Jerman mampu membalas lewat tandukan Kai Havertz di awal babak kedua. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan tidak berubah selama dua babak tambahan 15 menit.
Nasib pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, Paraguay tampil lebih tenang dan berhasil menang 4-3 untuk memastikan tiket ke fase berikutnya.
Ironisnya, Havertz yang menjadi penyelamat Jerman di waktu normal justru menjadi salah satu pemain yang gagal menjalankan tugas dari titik putih. Selain Havertz, Nick Woltemade dan Jonathan Tah juga gagal mencetak gol dalam adu penalti.
Sementara itu, Paraguay hanya mengalami dua kegagalan melalui Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena. Penentu kemenangan datang dari Jose Canale yang sukses menaklukkan Manuel Neuer dan memastikan negaranya melangkah ke babak 16 besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Paraguay memilih bermain disiplin dan lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik. Strategi tersebut terbukti efektif dalam meredam dominasi Jerman.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-42 melalui situasi bola mati. Tendangan sudut yang dieksekusi Miguel Almiron sempat ditepis Manuel Neuer. Namun, Paraguay berhasil menguasai bola kedua sebelum Damian Bobadilla mengalirkannya kepada Matias Galarza.
Galarza kemudian mengirimkan umpan silang akurat yang langsung disambut sundulan tajam Julio Enciso untuk membawa Paraguay unggul 1-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum meski Jerman terus berusaha membongkar rapatnya lini pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-54 ketika Florian Wirtz mengirimkan umpan matang yang berhasil diselesaikan Kai Havertz melalui sundulan terarah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, Jerman semakin mendominasi jalannya pertandingan. Peluang demi peluang tercipta, termasuk sundulan Havertz pada menit ke-77 yang nyaris membalikkan keadaan. Namun, kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting. Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada menit ke-102, Jerman sempat merayakan gol setelah Jonathan Tah berhasil menjebol gawang Paraguay. Akan tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan karena Waldemar Anton dinilai melakukan pelanggaran terhadap Orlando Gill dalam proses terjadinya gol. Keputusan tersebut membuat skor tetap bertahan 1-1 hingga akhir babak tambahan kedua.
Ketegangan memuncak saat laga harus ditentukan melalui adu penalti. Situasi langsung tidak menguntungkan Jerman setelah Kai Havertz gagal menjalankan tugas sebagai penendang pertama. Paraguay memanfaatkan momentum tersebut dengan sempurna. Tiga eksekutor pertama mereka sukses menjalankan tugas dan membawa tim unggul dalam adu penalti.
Harapan Jerman sempat muncul ketika Nick Woltemade juga gagal mencetak gol, tetapi Manuel Neuer berhasil menjaga peluang timnya tetap hidup dengan menggagalkan penalti Antonio Sanabria.
Nadiem Amiri kemudian sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Neuer kembali tampil heroik dengan menggagalkan tendangan Fabian Balbuena, membuka peluang emas bagi Jerman untuk berbalik unggul. Namun kesempatan itu terbuang sia-sia setelah Jonathan Tah gagal menaklukkan kiper Paraguay. Situasi tersebut dimanfaatkan Jose Canale yang tampil sebagai algojo penentu.
Dengan penuh ketenangan, Canale sukses mengirim bola ke dalam gawang dan memastikan Paraguay memenangkan adu penalti dengan skor 4-3. Kemenangan bersejarah ini mengukuhkan Paraguay sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia 2026, sementara Jerman harus kembali menelan kekecewaan besar setelah tersingkir lebih awal dari turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Susunan Pemain
Paraguay:
Orlando Gill; Junior Alonso, Jose Canale, Gustavo Gomez, Juan Jose Caceres (Braian Ojeda 99'); Damian Bobadilla (Antonio Sanabria 99'), Matias Galarza, Andres Cubas; Miguel Almiron (Alan Velazquez 91'), Julio Enciso (Mauricio 57'), Gabriel Avalos (Alex Arce Caballero 55').
Jerman:
Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Antonio Ruediger (Malick Thiaw 110'), Jonathan Tah, Nathaniel Brown; Felix Nmecha (Leon Goretzka 46'), Aleksandar Pavlovic (Waldemar Anton 79'); Leroy Sane (Nick Woltemade 88'), Deniz Undav (Jamal Musiala 63'), Florian Wirtz (Nadiem Amiri 110'); Kai Havertz.(mm/net)


